sipil.ft.undip.ac.id – Kepedulian masyarakat terhadap infrastruktur baik saluran pembuangan air hujan, jalan sangat penting demi kesehatan lingkungan. Namun demikian kepedulian masyarakat masih perlu ditingkatkan baik mengenai pengertian trace atau arah dan kapasitasnya.

Keberadaan jalan dan saluran sangat mutlak didaerah pemukiman. Dengan semakin bertambahnya perumahan dan penduduk yang beraneka ragam karakter dan kepribadian masalah ini sering menimbulkan masalah sosial.

Banyaknya sampah yang masuk kesaluran dan pembuatan saluran yang kurang sesuai menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap jalan, tetangga yang khususnya dilewati saluran tersebut yang berdampak konflik sosial. Demikian pula peruntukan jalan tidak sesuai dengan kekuatannya sehingga cepat rusak.

Prasarana jalan di Ngesrep banyak yang rusak, hal ini disebabkan telah lama tidak ada perbaikkan. Sehingga perlu adanya perbaikan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang ada.

Program pemerintah mengenai dana desa yang sudah berjalan empat tahun ini sangat baik. Namun timbul permasalahan yang diakibatkan oleh persepsi masyarakat berbeda dengan program pemerintah.

Dengan bimbingan ini diharapkan menyadarkan masyarakat untuk menyesuaikan dalam pembangunan infrastruktu yang ada disekitarnya.

Pengaspalan Dana Desa

Perbaikan gorong-gorong

Pengabdian ini dibebankan pada alokasi dana selain APBN Fakultas Teknik RKAT Universitas Diponegoro tahun anggaran 2021 dan diketuai oleh Ir. Salamun, M.S. dengan anggota antara lain: Dr. Kresno Wikan Sadono, S.T., M.Eng., Ir. Himawan Indarto, M.S., Ir. Supriyono, M.T., Ir. Djoko Purwanto, M.S. dengan dibantu oleh mahasiswa Luthfi Hakim dengan menelan biaya sebesar lima juta rupiah